Adakan Nonton Bola Piala Dunia, Relawan Kebanjiran Dukungan

Tak mau ketinggalan menyambut Piala Dunia 2018 yang segera hadir, relawan Jokowi berencana menggelar kegiatan Nonton Bola Piala Dunia 2018. Kegiatan Nonton Bola Piala Dunia 2018 akan menjangkau seluruh pelosok nusantara. Bukan sekadar menonton, panitia pun melekatkan kegiatan ini dengan tema “Dengan Bola Kita Damai, Guyub dan Bersatu”.

Saat ini dari sekretariat di Jalan Borobudur 18, Jakarta Pusat, Panitia Nonton Bola Piala Dunia 2018 tengah mempersiapkan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Panitia Nonton Bola Piala Dunia 2018. Rencananya rakornas tersebut akan digelar pada tanggal 12-13 Mei mendatang di Jakarta.

Panel Barus, Ketua Pelaksana Panitia Nonton Bola Piala Dunia 2018, mengingatkan bahwa pertandingan pertama Piala Dunia 14 Juni 2018 nanti kemungkinan bertepatan dengan malam takbiran Idul Fitri 1439 H. Pendapat Panel, dalam suasana Lebaran saat masyarakat mungkin masih memegang duit THR kegiatan nonton bola bareng memiliki potensi ekonomi yang lumayan menjanjikan. “Saat ada tontonan di bawah, tontonan ini jadi hiburan masyarakat, apalagi sepakbola Piala Dunia. Akan terjadi transaksi sangat besar di tempat tontonan tersebut. Misanya kopi, kue, mie. Itu akan menggerakkan ekonomi pedesaan,” pungkas Panel.

Joanes Joko, Sekretaris Umum Panitia Nonton Bola Piala Dunia 2018, pun menimpali: “Kalau sudah urusan bikin acara nonton bola, semua orang pasti sudah pernah nonton bola. Jadi tanpa perlu persiapan atau adaptasi macam-macam, kita bisa menggerakkan orang untuk bersama-sama nonton.”

Hal tersebut diamini pula oleh Budi Arie Setiadi sebagai penanggung jawab kegiatan ini. “Kami berharap Nonton Bola Piala Dunia 2018 ini menjadi sarana untuk membuat Indonesia menjadi guyub, damai dan bersatu,” tegas Budi Arie.

Beberapa pihak yang dimintai tanggapan menyambut positif kegiatan ini. “Nonton bareng Piala Dunia 2018 ini sekaligus merupakan ajang silaturahim nasional yang paling ditunggu-tunggu oleh hampir seluruh warga negara Indonesia, karena sepak bola merupakan salah satu olah raga yang paling kita sukai,” demikian komentar Kartika Djoemadi. Kartika berasal dari Jasmev, salah satu organ relawan Jokowi yang bergerak dalam kancah media sosial.

Ulin Yusron, juga salah seorang penggerak relawan media sosial, mengungkapkan dukungan serupa: “Dunia menyatukan semua penggemar bola sedunia tanpa membedakan suku, agama, ras dan antar golongan. Sepak bola adalah olah raga yang penuh sportivitas bagi pemain maupun penonton. Ada respect antara pemain maupun penonton. Begitulah hidup kita seharusnya.”

Ananda Sukarlan, komponis dan pianis yang giat menyebarkan pesan kebhinekaan lewat serial karyanya, Rapsodia Nusantara, antusias dengan niat menyatukan relawan lewat olahraga.  “Enjoy yah yang pada ikutan. Jangan lupa bawa cemilannya, jangan biskuit yg kebanyakan micin lho hiihihi,” kata Ananda.

Sementara Ira Lathief, penggerak Gerakan Wisata Bhinneka juga menganggap ide mengangkat nonton bola bersama adalah cara kreatif untuk merajut persatuan dan kesatuan berbagai golongan dari berbagai ideologi dan pandangan politik, termasuk ras, suku, dan agama. (hrd/Tim Humas dan Media)

Ini adalah kliping berita dari: gerakrelawan.org

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s